Sejak tahun 1960an, kami telah menjadi pelopor pengembangan teknologi antariksa di Jepang dan secara global, dan kami sangat berkomitmen terhadap pengembangan antariksa internasional dan konstruksi satelit. Kami telah berpartisipasi dalam berbagai payload dan komponen bus berkinerja tinggi di beberapa program satelit di seluruh dunia.

Gambaran Umum

Sistem satelit

Selama lebih dari empat dekade, Mitsubishi Electric telah menyelesaikan lebih banyak proyek satelit dibandingkan perusahaan Jepang lainnya untuk kebutuhan komunikasi, instansi pemerintahan, dan klien berskala besar lainnya. Mitsubishi Electric menerapkan keahlian dan pengalaman yang luas dalam teknologi panel surya, antena, amplifikasi, pelacakan, kontrol, dan sistem stasiun bumi untuk memberikan solusi sistem putar kunci untuk jaringan-jaringan utama berbasis antariksa.

Sistem bumi

Kami merupakan salah satu perusahaan global utama dalam domain sistem bumi, memproduksi stasiun bumi untuk melacak satelit dan roket serta teleskop berkekuatan tinggi untuk observasi astronomis. Penawaran kami mencakup sistem jaringan untuk pelacakan dan kontrol satelit yang telah kami kembangkan untuk Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), serta sistem komprehensif untuk satelit dan stasiun kontrol. Mitsubishi Electric juga membantu mengungkap misteri asal-usul alam semesta melalui pengembangan teleskop seperti Teleskop Subaru dan Teleskop Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA).

Sejarah

1960an

Mitsubishi Electric masuk ke sektor teknologi antariksa.

1983

Mitsubishi Electric terpilih sebagai kontraktor utama untuk satelit komunikasi Jepang pertama yang diproduksi di dalam negeri (CS-3).

1999

Penyelesaian teleskop Subaru untuk fasilitas National Astronomical Observatory of Japan di puncak Mauna Kea, Hawaii.

2003

Peluncuran OPTUS-C1, satelit komersial pertama yang diproduksi untuk pelanggan di luar Jepang.

2008

Peluncuran SUPERBIRD-C2, satelit komersial Jepang pertama yang diproduksi di dalam negeri.

2009

Kendaraan pemasok tanpa awak “KOUNOTORI” (HTV) berhasil berlabuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

2011

Penyelesaian antena Atacama Compact Array (ACA) untuk National Astronomical Observatory of Japan di Fasilitas Dukungan Operasi Observatorium Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chili.

2015

Satelit TURKSAT-4B berhasil diluncurkan.

R&D/Teknologi

Teleskop radio 45-m Nobeyama yang dikembangkan oleh National Astronomical Observatory of Japan dan Mitsubishi Electric Diakui sebagai "IEEE Milestone"

Teleskop Nobeyama sangat berkontribusi terhadap kemajuan astronomi radio sejak memulai debutnya sebagai teleskop gelombang milimeter terbesar di dunia.

Penyelesaian fasilitas produksi komponen satelit baru

Fasilitas baru ini akan menggandakan kapasitas produksi komponen satelit di Pabrik Sagami dari Pabrik Kamakura, dan memperkuat kedudukan kami yang sedang berkembang di pasar satelit global.